Welcome To My Blog Primanda Agung Mahardita

Selasa, 09 April 2013

Manusia dan Penderitaan

Nama : Primanda Agung Mahardita
NPM : 25412710
Kelas : 1 IC02

1). Pengertian Penderitaan

       PPenderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya  menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dalam kehidupan manusia sering terjadi seiring berkembangnya kehidupan manusia tersebut. Semakin berkembangnya kehidupan manusia makan akan semakin kompleks juga penderitaan yang akn di hadapi manusia.Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat semakin tinggi intensitas semakin berat juga penderitaan yang di alami oleh manusia tersebut. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa  yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencpai kenikmatan dan kebahagiaan.
   Manusia lebih menyukai kenikmatan. Sedangkan penderitaan sangat di hindarkan, dalam suatu kehidupan manusia. Seseorang pasti akan merasakan penderitaan bagaimanapun jenis dan bentuknya. Contoh penderitaan fisik, bencana yang sedang di hadapin oleh orang tersebut, setra masalah yang sedang menimpa orang tersebut. Penderitaan terbagi menjadi 2 yaitu penderitaan yang bersifat lama dan penderitaan yang bersifat sementara. Penderitaan yang bersifat lama atau tidaknya tergantung oleh penyebab penderitaan tersebut. Contoh penderitaan yang bersifat lama. Kehilangan orang yang penting di dalam kehidupan seseorang. Sedangkan contoh penderitaan yang bersifat sementara adalah di kecewakanya oleh seseorang.
  Penderitan dan kenikatan manusia/seseorang dengan menyukai atau tidaknya sesuatu. Jika manusia tersebut suka makan ia akan menikmati apa yang sedang dia rasakan. Sedangkan jika dia tidak menyukai maka dia akan merasa menderita dengan apa yang ia rasakan. Penderitaan yang selalu di hadapi oleh manusia bermanfaat untuk menjadi bahan instropeksi diri masing-masing manusia. Selain menjadi bahan instropeksi dapat pula menjadi suatu pengalam seseorang untuk menjadi manusia yang lebih bijak. Penderitaan tidak selalu merugika untuk yang merasakan. Mental seseorang sangat berperan penting untuk menghadapi penderitan yang sedang di alami. Selain mental yang kuat peran orang sekitar manusia juga sangat berperan untuk menyelesaikan penderitaan dan juga memberikan dorangan motivasi serta jalan keluar untuk menyelesaikan penderitaan seseorang.

  • Contoh Penderitaan
          Apabila kita kelompokkan secara sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut :
A)Penderitaan karena umat manusia penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitamya. Penderitaan ini kadang disebut nasib buruk. Nasib buruk ini dapat diperbaiki manusia supaya menjadi baik. Dengan kata lain, manusialah yang dapat mempetbaiki nasibnya. Perbedaan nasib buruk dan takdir, kalau takdir, Tuhan yang menentukan sedangka nasib buruk itu manusia penyebabnya.
B) Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab Tuhan
Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal, dan optimisme dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu.
Di bawah ini adalah beberapa contoh penderitaan yang mungkin sering kita lihat di lingkungan kita.
1.Pemutusan hak kerja
Bagi orang yang sudah berkeluarga mungkin penderitaan ini yang paling di takutkan apalagi bagi seorang ayah yang mempunyai kewajiban menafkahi keluarganya,hal ini akan berdampak buruk tidak hanya bagi sang ayah namun juga bagi keluarganya.
2.Kehilangan orang tua
Hubungan kita dengan orang tua merupakan suatu hubungan yang unik. Oleh sebab itu pasangan diharapkan bisa memahami makna kehilangan ini. Misalnya dengan berusaha menggantikan posisinya demi mendukung pasangan. Antara lain dengan cara selalu berada di dekatnya, menjadi pendengar yang baik, dan selalu siap membantunya.
3.kemiskinan
Dalam hal ini mungkin semua orang menderita mengalami
kemiskinan.namun miskin disini bukan miskin melarat melainkan hidup
pas-pasan.bagi sebagaian orang hidup seperti itu tidak enak namun bagi
orang lain mungkin hidup seperti itu lebih baik dari pada berlimpah harta
namun anggota keluarga tidak bahagia,semua di atur oleh uang,sibuk
dengan tugas masing",tidak ada komunikasi.hal itu di buktikan dengan adanya kata-kata " makan ga makan yang penting kumpul".




2). Penderitaan dan Perjuangan

  •          Hubungan Penderitaan dan Perjuangan
                   Setiap manusia yang ada di dunia ini pasti akan mengalami penderitaan, baik yang berat maupun yang ringan. Penderitaan adalah bagiuan kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Karena tergantung kepada manusia itu sendiri bisa menyelesaikan masalah itu semaksimal munkgin apa tidak. Manusia dalah makhluk berbudaya, dengan budaya itulah ia berusdaha mengatasi penderitaan yang mengancam hidupnya atau yang dialaminya. Hal ini bisa mebuat manusia kkreatif, baik bagi penderita sendiri maupun bagi orang lain yang melihat atau berada di sekitarnya.
Penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekuensi manusia hidup, bahwa manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia, tetapi juga harus merasakan penderitaan. Manusia juga harus optimis tiap mengalami penderitaan tersebut. Katena penderitaan sebagaimana halnya hanya sebagai ujian dari yang Maha Kuasa.
Pembebasan dari penderitaan pada hakekatnya untuk meneruskan kelangsungan hidup. Caranya manusia terssebut harus berjuang menghadapi tantangan hidup dalam alam lingkungan, masyarakat sekitar, dengan waspada dan disertai doa kepada Tuhan supaya kita bisa terhindar dari segala bahaya dan malapetaka. Manusia hanya berencana tetapi Tuhan juga yang menentukan. Kelalaian manusia bisa menjadi sumber dari segala penderitaan tersebut. Penderitaan yang terjadi selasin dialami sendiri ole orang yang bersangkutan, tetpi juga bisa dialamai oleh orang lain. Penderitaan juga bisa terjadi akibat kelalaian orang lain atau penderitaan orang lain.


3). Penderitaan,Media Massa dan seniman
    
 Dalam dunia modern sekarng ini kemungkinan terjasi penderitaan itu lebih besar. Hal ini telah di buktikan oleh kemajuan teknologi dan sebagainya menyejahterkan manusia dan sebagian lainnya membuat manusia menderita. Penciptaan bom atom, reactor nukir, pabrik senjata, peluru kendali, pabrik bahan kimia merupakan sumber peluang terjadinya penderitaan manusia. Hal ini sudah terjadi seperti bom atom di Hirosyima dan Nagasaki, kebocoran reactor nuklir di Uni Soviet, kebocoran gas beracun di India, pengunaan peluru kendali dalam perang Irak dan yang baru – baru ini terjadi di Jepang tepatnya di Fukushima terjadi ledakan reactor nuklir yang menyebabkan radiasi nuklir yang membahayakan kesehatan manusia,akibatnya masyarakat sekitar yang tinggal di daerah tersebut harus di ungsikan ke tempat yang lebih aman.

Berita mengenai penderitaan manusia silih berganti mengisi lembaran koran, layar, tv, pesawat radio, dengan maksud supaya semua orang yang menyaksikan ikut merasakan dari jauh penderitaan manusia. 
Media massa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada masyarakat. Dengan demikian masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap antara sesama manusia terutama bagi yang merasa simpati.

Media massa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa – peristiwa penderitaab manusia secara cepat kepada masyarakat. Dengan demikian masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap antara sesame manusia terutam bagi yang merasa simpati. Tetapi tidak kalah pentingnys komunikasi yang dilakukan para seniman melalui karya seni, sehingga para pembaca, penonton dapat menhayati penderitaan sekaligus keindahan karya seni. Sebagai contoh bagaimana penderitaan anak bernama Arie Hangara yang mati akibat siksaan orang tuanya sendiri yang di filmkan dengan judul “Arie Hangara”



4). Penderitaan dan Sebab-Sebabnya
     
 Apabila kita kelompokkan secara sederhana berdasarkan sebab – sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut :
  1.  Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia : Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia degan alam sekitarnya. Penderitaan yang terkadang disebut nasib buruk ini dapat diperbaiki bila manusia itu mau berusaha untuk memperbaikinya.
  2. Penderitaan yang timbul karen penyakit, siksaan / azab Tuhan : Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal dan optimisme merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu
Akibat yang terjadi dari penderitaan yaitu jika penderitaan yang dialami seseorang atau banyak orang tidak dapat di atasi menggunakan hati, maka kemungkinan besar akan berdampak pada emosi,dan hal buruk lainnya.

5). Pengaruh Penderitaan

     
Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negative. Sikap negative misalnya penyesalan karena tidak bahagia atau tidak bahagia. Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan dan penderitaan itu adalah hanya sebagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah.

Apabila sikap negative dan sikap positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca, penonton, maka para pembaca, para penonton akan memberikan penilaiannya. Penilaiannyaitu dapat berupa kemauan untuk mengadakan perubahan nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan. Keadaan yang sudah tidak sesuai ditinggalkan dan diganti dengan keadaan yang lebih sesuai. Keadaan yang berupa hambatan harus disingkirkan.



Kamis, 04 April 2013

Manusia Dan Keindahan

1). Keindahan
      Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah "kecantikan yang ideal" adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
        
  •   Keindahan sebagai suatu kualitas abstrak & sebagai sebuah benda tertentu yang indah
           Segala sesuatu yang mempunyai sifat indah antara lain segala hasil seni,pemandangan alam,manusia dengan anggota tubuhnya dan lain-lain sebagainya.Dalam bahasa Latin,keindahan di terjemahkan dari kata "belum" Akar katanya adalah "benum" yang berarti kebaikan.
           Dalam bahasa inggris menjadi kata "beautiful",perancis "beao" sedangkan italy dan spanyol "beloo".Dan dalam arti estetik mencakup pengalaman estetik seseorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang di serapnya.Sedangkan dalam arti terbatas keindahan sangat berkaitan dengan keindahan bentuk dan warna.
          Manusia menikmati keindahan berarti manusia mempunyai pengalaman atau keindahan.Pengalaman keindahan biasanya bersifat terlihat(visual) atau terdengar (auditory) walaupun tidak terbatas pada dua bidang tersebu pada dasarnya adalah ilmiah.Alam itu ciptaan TUhan.Alamiah itu adalah wajar tidak berklebihan dan tidak kurang.Orang menciptakan itu pada dasarnya mencontoh keindahan yang di anugerahkan Tuhan pada umunya.Namun demikian orang yang mencontoh keindahan alam belum tentu menghasilkan keindahan.
          Konsep keindahan itu tersendiri sangatlah abstrak ia identik dengan kebenaran.Batas keindahan akan berhenti pada sesuatu yang indah dan bukan pada keindahan itu tersendiri.Keindahan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah,sedangkan yang tidak ada unsur keindahannya tidak mempunyai daya tarik.Daya tidak pernah ada dan tidak akan bertambah sifat indah itu adalah universal,tidak terkait dengan selera seseorang waktu dan tempat dimanapun kapanpun mempunyai sifat yang sama dalam menghadapi sesuatu yang indah,yaitu sikap yang simpati dan empati.

  •    Perbedaan nilai ekstrinsik dan nilai instrinsik
             Unsur intrinsik adalah hal-hal atau informasi, refrensi atau bahan-bahan dasar yang terkandung dalam sebuah karya hingga karya itu tercipta secara utuh. Unsur intrinsik dalam suatu objek, bisa berupa apa saja yang membentuk objek tersebut. lawan dari intrinsik adalah ekstrinsik. Yaitu, hal-hal atau informasi, refrensi atau materi dasar di luar karya tersebut yang ikut mendukung terciptanya sebuah karya. Biasanya unsur ekstrinsik ini berkaitan dengan gejolak atau situasi jaman yang mempengaruhi si seniman dalam menciptakan karyanya itu.
Tapi di lihat dari sudut pandang suatu objek dalam menilai keindahan nilai ekstrinsik dan intrinsik memiliki perbedaan sebagai berikut. Nilai ekstrinsik adalah nilai-nilai yang tidak dapat dinilai oleh panca indera, berkenaan aspek kejiwaan, filsafat atau psikologi, serba noumena, transendental. Nilai ekstrinsik hanya bisa dirasai oleh jiwa, intuisi dan naluri dengan pendekatan ilmu, filsafat, kebudayaan dan sisi pribadi individu. Berbeda dengan nilai intrinsik yang lebih kepada penilaian berdasarkan pada apa yang terlihat saja oleh mata dan imajinasi seseorang, tanpa mempertimbangkan aspek lain. Dengan kata lain nilai intrinsik adalah nilai-nilai yang berasal dari penilaian panca indera yang hanya berdasarkan pada logika.

  • Pengertian kontemplasi dan ekstansi
                     Kontemplasi bertujuan untuk mendiptakan sesuatu yang indah.Kontemplasi dapat di artikan sebagai suatu proses bermeditasi,merenungkan atau penuh dan mendalam untuk mencari nilai-nilai,makna,manfaat dan tujuan atau niat suatu hasil penciptaan.Dalam kehidupan sehari-hari orang mungkin berkontemplasi dengan dirinya sendiri atau mungkin juga benda-benda ciptaan Tuhan atau dengan peristiwa kehidupan tertentu berkenaan dengan dirinya atau di luar dirinya.
Di kalangan umum kontemplasi di artikan sebagai aktivitas melihat dengan mata atau dengan pikiran untuk mencari sesuatu di balik yang tampak atau tersurat misalnya,dalam ekspresi seseorang sedang berkontemplasi dengan bayang--bayang atau dirinya di muka cermin.
Ekstansi bertujuan merasakan dan menikmati sesuatu yang indah.Ekstansi dapat di artikan sebagai dasar dalam diri manusia untuk menyatakan,merasakan dan menikmati sesuatu yang indah.Apabila kontemplasi dan ekstansi itu dihubungkan dengan kreativitas,maka kontemplasi itu faktor pendorong untuk menciptakan keindahan,sedangkan ekstansi merupakan faktor untuk merasakan,menikmati keindahan.
Karena derajat atau tingkat dan ekstansi itu berbeda-beda antara setiap manusia,maka tanggapan terhadap keindahan karya seni juga berbeda-beda.apabila kedua unsur tersebur di gabungkan akan menciptakan penilaian yang indah.Keindahan yang di sarankan pada selera seni juga di dukung oleh faktor kontemplasi dan ekstansi




2). Renungan
  •  Teori-teori dalam renungan
           Merenung adalah aktifitas berfikir mendalam (deep thinkings) yang sungguh berbeda dengan termenung. Merenung adalah secara diam-diam memikirkan sesuatu hal kejadian yang mendalam. Sedangkan termenung adalah gambaran tentang kondisi hanyutan sebuah pikiran, tentu saja ia kehilangan ofektivitasnya karena memang sedang out of control. Termenung bias dikatakan meratapi hidup, orang termenung pasti melakukan dialog dengan diri sendiri. Berarti hal ini banyak menguraikan masalah dari termenung, orang berbicara dengan nurani dan akalnya menyamakan persepsi antara hati dan otak. Renungan berasal dari kata renung artinya memikirkan sesuatu jadi Renungan adalah pembicaraan diri kita sendiri atau pembicaraan dalam hati kita tentang suatu hal :

1.Teori Pengungkapan Dalil dari teori ini ialah bahwa “Art is an expression of human feeling” (Seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia). Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) dengan karyanya yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris.
2.Teori Metafisik Merupakan salah satu teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni. Seniman besar adalah seseorang yang mampu dengan perenungannya itu menembus segi-segi praktis dari benda-benda di sekelilingnya dan sampai pada makna yang dalam, yakni memahami ide-ide dibaliknya.
3.Teori Psikologis Salah satunya ialah teori permainan yang dikembangkan oleh Freedrick Schiller (1757-1805) dan Herbert Spencer (1820-1903). Seni merupakan semacam permainan y menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia berhubungan dengan adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan.





3). Keserasian
      
  •    Teori-teori keserasian 
       Keserasian berasal dari kata serasi dan kata dasar rasi, artinya cocok, kena benar, dan sesuai benar.
Keindahan adalah suatu kumpulan hubungan yang serasi pada suatu benda dan diantara benda itu dengan si pengamat.
Filsuf Inggris Herbert Read merumuskan definisi bahwa keindahan adalah kesatuan dan hubungan-hubungan bentuk yang terdapat diantara pencerapan-pencerapan indrawi kita (beauty is unity of formal relations among our sense-perception).

Keserasian adalah perpaduan, pertentangan, ukuran, seimbang. Terdapat 2 teori keserasian
   a. teori objectif dan subjectif
  •   Teori Objectif berpendapat bahwa keindahan atau ciri-ciri yang menciptak nilai estetika adalah sifat (kulitas) yang memang melekat dalam bentuk indah yang bersangkutan, terlepas dari orang yang mengamatinya.Pendukung teori objectif adalah Plato, Hegel 
  •  Teori Subjectif menyatakan bahwa ciri-ciri yang menciptakan keindahan suatu benda itu tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam diri sesorang yang mengamati suatu benda. Pendukung nya adalah Henry Home, Earlof Shaffesburry 
b.Teori Perimbangan
    Dalam arti yang terbatas yakni secara kualitatif yang di ungkapkan dengan angka-angka, keindahan hanyalah kesan yang subjectif sifatnya dan berpendapat bahwa keindahan sesungguhnya tercipta dan tidak ada keteraturan yakni tersusun dari daya hidup, penggembaraan, dan pelimpahan.
   Teori pengimbangan tentang keindahan dari bangsa Yunanai Kuno dulu dipahami dalam arti terbatas, yakni secara kualitatif yang diungkapkan dengan angka-angka. Keindahan dianggap sebagai kualita dari benda-benda yang disusun (mempunyai bagian-bagian). Hubungan dari bagian-bagian yang menciptakan keindahan dapat dinyatakan sebagai perimbangan atau perbandingan angka-angka.
   Teori ini hanya berlaku dari abad ke-5 sebelum Masehi sampai abad ke-17 Masehi selama 22 abad. Teori tersebut runtuh karena desakan dari filsafat empirisme dan aliran-aliran termasuk dalam seni.


Minggu, 24 Maret 2013

Manusia Dan Cinta Kasih

1). Pengertian Cinta Kasih
       Cinta adalah  rasa sangat suka atau sayang ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan. Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih, cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai.


  • 3 Unsur Tentang Cinta    

   1.keterikatan
     adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia, ada uang sedikit beli hadiah untuk dia

2.keintiman
   adanya kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi panggilan formal seperti bapak, ibu saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan sayang dan sebagainya.makan sepiring berdua 

3.kemesraan 
   adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa kangen rindu kalo jauh atau lama tak bertemu, adanya ungkapan ungkapan rasa sayang dan seterusnya.


  • 3 Tingkatan Cinta  

 1).Cinta Natural. cinta ini bersifat subjektif, kita lebih mementingkan keuntungan diri sendiri. Contohnya, kita dapat mencintai seseorang karna dia telah menolong kita, berbuat baik pada kita. Seperti cintanya seekor kucing pada majikannya karna telah merawatnya.

2).Cinta Supranatural. Cinta ini brsifat objektif, tanpa pamrih. dimana kita akan mencintai seseorang dengan tulus tanpa mengharapkan timbal balik walau masih ada muatan subjektif. Contohnya seperti cintanya seorang ibu pada anaknya, ia rela berkorban apapun dan bgaimanapun caranya demi kebaikan anaknya walaupun tanpa ada balasan (rasa cinta) dari anaknya tersebut. Pada tingkat inilah kita akan mulai memahami pepatah yang menyabutkan “CINTA TAK HARUS MEMILIKI”

3).Cinta Ilahi. Inilah kesempurnaan dari rasa cinta. Kita tidak hanya akan mendahulukan kepentingan objek yand kita cintai,. Lebih dari itu, ketika kita telah mencapai tingkatan ini kita tidak akan lagi melihat diri kita sebagai sesuatu yang kita miliki, penyerahan secara penuh, sirnanya kepentingan pribadi. Kita merasa bahwa apapun yang kita miliki adalah milik objek yang kita cintai.



2). Kasih Sayang
  •       Pengertian
adalah suatu sikap saling menghormati dan mengasihi semua ciptaan Tuhan baik makhluk hidup maupun benda mati seperti menyayangi diri sendiri berlandaskan hati nurani yang luhur.Kita sebagai warga negara yang baik sudah sepatutnya untuk terus memupuk rasa kasih sayang terhadap orang lain tanpa membedakan saudara,suku,ras,golongan,warna kulit,kedudukan sosial,jenis kelamin dan tua atau mudaa

  • Macam-Macam Cinta Kasih Dari Orang Tua 
1. Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat pasif.
      2. Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat aktif.
      3. Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat pasif.
      4. Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat aktif

  • Contoh-Contoh Tentang Kasih Sayang
1). Cinta kasih antar orang tua dan anak. Orang tua yang memperhatikan dan memenuhi kebutuhan anaknya, berarti mempunyai rasa cinta kasih terhadap anak. Mereka selalu mengharapkan agar anaknya menjadi orang baik dan berguna di kemudian hari.
2). Cinta kasih antara pria dan wanita. Seseorang pria menaruh perhatian terhadap seorang gadis dengan perilaku baik, lemah lembut, sopan, apalagi memberikan seuntaian mawar merah, berarti ia menaruh cinta kasih terhadap gadis itu.
3). Cinta kasih antara manusia. Apabila seorang sahabat berkunjung ke rumah kawannya yang sedang sakit dan membawa obat kepadanya berarti bahwa sahabat itu menaruh cinta kasih terhadap kawannya yang sakit itu.
4). Cinta kasih antara manusia dan Tuhan. Apabila seorang taat beribadah, menurut perintah tuhan, dan menjauhi larangan-Nya, orang itu mempunyai cinta kasih kepada tuhan penciptanya.
5). Cinta kasih manusia terhadap lingkungan. Apabila seseorang menciptakan taman yang indah, memelihara taman pekarangan, tidak menebang kayu di hutan seenaknya, menanam tanah gundul dengan teratur, tidak berburu hewan secara semena-mena atau dikatakan bahwa orang itu menaruh cinta kasih atau menyayangi lingkungan hidupnya.




3). Kemesraan
         Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih

  • Contoh Puisi Kemesraan
 Janganlah kau berlalu.
Tinggalkan aku sepi sendiri.
Biarkan aku dama bersamanya.
Merasakan cinta sesungguhnya.

Kemesraan ...
Datanglah malam ini.
Kembali melepas rindu.
Satukan asaku asanya.
Bercerita tentang cinta.

Kemesraan ...
kutulis puisi ini.
Kupersembahkan padamu.
Walau tak indah syair puisiku.
Inilah gubahan hatiku mengingatkan padamu.
Jangan lupakan aku.

Akankah tercipta kembali.
Kemesraan kita ...
Kebersamaan kita ...
Hari seindah dulu ...
Tiada nama seharum namamu kau adalah tahta hatiku.

     Sumber : http://egapramesti.wordpress.com/2011/04/30/pengertian-cinta-kasih/


4). Pemujaan
        Pemujaan berasal dari kata puja yang berarti penghormatan atau tempat memuja kepada dewa – dewa atau berhala. Dalam perkembangannya kemudian pujaan ditujukan kepada orang yang dicintai, pahlawan dan Tuhan Yang Maha Esa. Pemujaan kepada Tuhan adalah perwujudan cinta manusia kepada Tuhan, karena merupakan inti , nilai dan makna dari kehidupan yang sebenarnya. Cara pemujaan dalam kehidupan manusia terdapat berbagai perbedaan sesuai dengan ajaran agama, kepercayaan, kondisi dan situasi. Tempat pemujaan merupakan tempat komunikasi manusia dengan Tuhan.



5). Cinta Kasih Erotis
      Cinta erotis adalah kehausan akan penyatuan sempurna akan penyatuan dengan yang lainnya. Keinginan untuk bersatu dan berteman dengan lawan jenis, untuk menghilangkan sepi atau untuk menenangkan suatu naluri seksual. Cinta kasih dapat merangsang keinginan untuk bersatu secara seksual. Namun apabila penyatuan fisis tadi tidak dilandasi oleh cinta kasih maka hanya akan membawa pada penyatuan yang bersifat pesta pora dan sementara saja. Cinta kasih erotis, apabila benar-benar sebuah cinta sejati, mempunyai satu pendirian yaitu bahwa seseorang sungguh-sungguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya dan menerima pribadi lawan jenisnya. Cinta ini terjadi antara dua orang anak manusia berlainan jenis, yang ingin menyatukan diri mereka untuk mengisi kekosongan hidup dan sebagai teman hidup dalam mengarungi bahtera kehidupan 


Selasa, 19 Maret 2013

Konsepsi Ilmu Budaya Dasar Dalam Kesusastraan

1). Pendekatan Kesusastraan

  •       Pengertian Sastra
      Secara etimologis kata sastra berasal dari bahasa sansekerta,dibentuk dari akar kata sas- yang berarti mengarahkan,mengajar dan memberi petunjuk.Akhiran -tra yang berarti alat untuk mengajar,buku petunjuk.Secara harfiah kata sastra berarti huruf,tulisan atau karangan.Kata sastra ini kemudian diberi imbuhan su- (dari bahasa jawa) yang berarti baik atau indah,yakni baik isinya dan indah bahasanya.Selanjutnya,kata susastra diberi imbuhan gabungan ke-an sehingga menjadi kesusastraan yang berarti nilai hal atau tentang buku-buku yang baik isinya dan indah bahasanya.

  •        Pengertian Seni
       Dalam bahsa sansekerta,kata seni disebut cilpa.Sebagai kata sifat,cilpa berarti berwarna dan kata jadiannya su-cilpa berarti ddi lengkapi dengan bentuk-bentuk yang indah atau di hiasi dengan indah.Sebagai kata benda ia berarti pewarnaan,yang kemudian berkembang menjadi segala macam kekriaan yang artistik.Cilpacastra yang banyak disebut-sebut dalam pelajaran sejarah kesenian adalah buku atau pedoman bagi para cilpin,yaitu tukang,termasuk di dalamnya apa yang sekarang disebut seniman .Sebagai kata benda ia memang dahulu belum ada pembedaan antara seniman dan tukang.Pemahaman seni adalah yang merupakan ekspresi pribadi belum ada seni dan seni adalah ekspresi keindahan masyarakat yang bersifat kolektif,yang demikian itu ternyata tidak hanya terdapat di india dan indonesia saja,juga terdapat di barat pada masa lampau.Dalam bahasa Latin pada abas pertengahan,ada terdapat istilah-istilah ars,artes dan artista.Ars adalah teknik atau craftsmanship,yaitu ketangkasan dan kemahiran dalam mengerjakan sesuatu,adapun artes berarti kelompok orang-orang yang memiliki ketangkasan atau kemahiran dan artista adalah anggota yang ada di dalam kelompok-kelompok itu.Maka kiranya artista dapat di persamakan dengan cilpa.


  •         Hubungan Sastra dan seni 
        Latar belakang IBD dalam konteks budaya,negara dan masyarakat indonesia berkaitan dengan masalah berikut :
            1. Kenyataan bahwa indonesia berdiri atas suku bangsa dengan segala keanekaragam dan budaya yang tercemin dalam berbagai aspek kebudayaannya,yang biasanya tidak lepas dari ikatan-ikatan primordial,kesukaan dan kedaerahan.
            2. Proses pembangunan yang sedang berlangsung dan terus menerus menimbulkan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusia pun terkena pengaruhnya.
           3. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya,sehingga manusia bingung terhadap kemajuan yang telah diciptakannya.


  •           Peranan Sastra
           Dengan pembatasan yang ugal-ugalan,sastra adalah semua bentuk ekspresi dengan bahasa sebagai basisnya.Sastra jadi merebak,merengkuh daerah yang sangat luas ,kedalamnya sudah tercakup sastra lisan maupun tulisan.Prosa,puisi,lakon,skenario,skripsi,risalah ilmiah,esei,kolom,berita,surat,proposal,catatan harian,laporan,padangan mata,pidato,ceramah,transkripsi percakapan,wawancara,iklan,propaganda,doa dan sebagainya semuanya jadi termasuk sastra,karena mempergunakan bahasa.Semua sektor kehidupan ,seluruh aktivitas manusia tak bisa membebaskan diri dari bahasa.Bahkan olahraga yang jelas-jelas menitikberatkan pada aktivitas raga,tetap saja membutuhkan bahasa dalam menumbuhkan dan mengembangkan dirinya.Dengan cakupan yang begitu dahsyat,sastra tidak mungkin berguna.Kesusastraan sesungguhnya terkait dengan aspek kehidupan,hanya saja pemaparannya menempuh lajur rekaan imajinasi,sehingga nampak semu.Tapi dalam kesemuannya itu,sastra merefleksikan fenomena hidup beragam dengan mendalam mengikuti ciptarasa-karsa peenulisnya.



2). Ilmu Budaya Dasar yang dihubungkan dengan prosa
         Prosa adalah karangan bebas yang tidak terkait oleh banyaknya baris,banyaknya suku kata dalam setiap baris serta tak terikat oleh irama dan iramanya seperti dalam puisi.Prosa berbeda dengan puisi karena variasi ritme yang dimilikinya lebih besar ,serta bahasanya yang lebih sesuia dengan arti leksikalnya.Kata prosa berasal dari bahasa Latin "prosa" yang artinya "terus terang".Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide.Karenanya,prosa dapat digunakan untuk surat kabar,majalah,novel,ensiklopedia,surat berbagai jenis media lainnya.Prosa sering juga disebut dengan istilah "gancaran".
            Berikut jenis-jenis prosa : 
                                                  1. Prosa lama
                                                  2. Prosa baru
            

  •        5 komponen prosa lama dan prosa baru
          Prosa Lama : - Bidal
                               - Hikayat
                               - Sejarah atau Tambo
                               - Dongeng
                               - Kisah
          Prosa Baru : - Roman 
                              - Riwayat
                              - Antologi
                              - Resensi 
                              - Kritik


3).  Nilai-nilai dalam prosa fiksi
           Sebagai seni yang bertulang punggung cerita, mau tidak mau karya sastra (prosa fiksi) langsung atau tidak langsung membawakan moral, pesan atau cerita.Adapun nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra antara lain :

1. Prosa fiksi memberikan kesenangan
Keistimewaan kesenangan yang diperoleh dan membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri peristiwa atau kejadian yang dikisahkan. Pembaca dapat mengembangkan imajinasinya untuk mengenal daerah atau tempat yang asing, yang belum dikunjunginya atau yang tak mungkin dikunjungi selama hidupnya. Pembaca juga dapat mengenal tokoh-tokoh yang aneh atau asing tingkah lakunya atau mungkin rumit perjalanan hidupnya untuk mencapai sukses.

2. Prosa fiksi memberikan informasi
Fiksi memberikan sejenis informasi yang tidak terdapat di dalam ensiklopedi. Dalam novel sering kita dapat belajar sesuatu yang lebih daripada sejarah atau laporan jurnalistik tentang kehidupan masa kini, kehidupan masa lalu, bahkan juga kehidupan yang akan datang atau kehidupan yang asing sama sekali.

3. Prosa fiksi memberikan warisan kultural
Prosa fiksi dapat menimbulkan imajinasi, dan merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-hentinya dari warisan budaya bangsa.

4. Prosa memberikan keseimbangan wawasan
Lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman¬pengalaman dengan banyak individu. Fiksi juga memungkinkan lebih banyak kesempatan untuk memilih respon-respon emosional atau rangsangan aksi yang mungkin sangat berbeda daripada apa yang disajikan dalam kehidupan sendiri.

  •            Pengertian
 Kata prosa diambil dari bahasa inggris,prose.Kata ini sebenarnya menyaran pada pengertian yang lebih luas,tidak hanya mencakup pada tulisan yang di golongkan sebagai karya sastra,tapi juga karya non fiksi.seperti artikel,esai,dan sebagainya.Agar tidak terjadi kekeliruan,pengertian prosa ini dibatasi pada prosa sebagai genre sastra.Dalam pengertian kesastraan,prosa sering di istilahkan dengan fiksi (fiction),teks naratif (narrative text) atau wacana naratif (narrative discourse).Prosa yang sejajar dengan istilah fiksi (arti rekaan) dapat diartikan: karya naratif yang menceritakan sesuatu yang bersifat rekaan,tidak sungguh-sungguh terjadi di dunia nyata.tokoh,peristiwa dan latar dalam fiksi bersifat faktual atau dapat di buktikan di dunia nyata (secara empiris. 



  •             Contoh Prosa


                                                                  Lebih baik bagiku
untuk menjadi seorang pemimpi
yang menebar impian-impian yang harus diburunya
sekalipun berada di antara orang-orang terhina
daripada menjadi seorang pemimpin
di antara orang-orang yang tak lagi
memiliki
impian dan ambisi

Kebenaran dan keindahan adalah 
dua jenis tahta
bagi harta kehidupan.
Kutemukan tahta yang pertama di relung 
hati sang pencinta.
Sementara tahta kedua
berada di dalam genggaman tangan
sang pekerja.





4). Ilmu Budaya Dasar yang dihubungkan dengan puisi   
  •       Pengertian Puisi
       Puisi termasuk salah satu sastra yang berisi ungkapan perasaan penyair,mengandung rima dan irama,serta di ungkapkan dalam pilihan kata yang cermat dan tepat.Ciri-ciri puisi dapat dilihat dari bahasa yang di gunakan serta wujud puisi tersebut.Bahasanya mengandung rima,irama dan kiasan.Wujud puisi dapat di lihat dari bentuknya yang berlarik membentuk bait,letak tertata,dan tidak mementingkan ejaan.mengenal puisi dapat juga membedakan wujudnya dengan membandingkan dengan prosa.Ada empat unsur yang merupakan hakikat puisi,yaitu:tema,perasaan penyair,nada puisi serta amanat.

  •          Kreativitas Penyair Dalam Membangun Puisi
1).Figura Bahasa(figurative language) seperti gaya personifikasi,metafora,perbandingan,alegori.Sehingga puisi menjadi segar,hidup menarik dan memberi kejelasan gambaran angan.
2). kata-kata yang ambiqiutas yaitu kata-kata bermakna ganda ,banyak tafsir
3).kata-kata yang berjiwa  kata-kata yang sudah diberi suasana tertentu,berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau.
4).kata-kata konotatif yaitu kata-kata yang sudah diberi tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi asosiasi tertentu
5).pengulangan,yang berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang dilukiskan sehingga lebih menggugah hati.

  •             Alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi dalam IBD 
1. hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia
2. pusisi dan keinsyafan / kesadaran individual
3. puisi dan keinsyafan sosial


  • Contoh Puisi

                Hidup Akan terus Berjalan

kenapa harus menangis selama masih bisa tersenyum?
kenapa harus airmata yang keluar saat sedih mulai menyapa?

Lihatlah keluar,
di sana masih banyak yang lebih susah darimu
lihat mereka,
pikirkanlah, sebelum kamu bersedih
selalu bersyukur dengan apa yang kita dapatkan




.

Senin, 11 Maret 2013

Manusia dan Kebudayaan

Manusia Dan Kebudayaan

1) . Manusia
         Manusia adalah makhluk yang luar biasa kompleks . Kita merupakan paduan antara mahluk material dan mahluk spiritual . Dinamika manusia tidak tinggal diam karena manusia sebagai dinamika selalu mengaktivisasikan dirinya , manusia adalah mahluk terbuka , bebas memilih makna dalam situasi , mengemban tanggung jawab atas keputusan yang hidup secara kontinu . Manusia berasal dari tanah dan akan kembali menjadi tanah sedangkan unsur immateri berasal dari ruh tuhan  dan akan kembali kepada tuhan.
            Penggolongan manusia yang paling utama adalah berdasarkan jenis kelaminnya . Secara ilmiah,jenis kelamin seorang yang baru lahir entah laki-laki atau perempuan . Anak muda laki-laki dikenal sebagai putra dan laki-laki dewasa sebagai pria . Anak muda perempuan dikenal sebagai putri dan perempuan dewasa sebagai wanita . Penggolongan lainya adalah berdasarkan usia , mulai dari janin , bayi , balita ,anak-anak ,remaja , akil baliq , pemuda atau pemudi ,  dewasa dan orang tua .



2) . Hakekat Manusia
         - Makhluk yang dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang tidak pernah selesai (tuntas)           selama hidupnya
             - Makhluk Tuham yang berarti ia adalah makhluk yang mengandung kemungkinan baik dan jahat
             - Individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual dan sosial
             - Individu yang sangat di pengaruhi oleh lingkungan terutama lingkungan sosial 
           - Makhluk yang mampu mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan     mampu menentukan nasibnya
                    Manusia sebagai salah satu makhluk yang hidup di muka bumi merupakan makhluk yang memiliki karakter , manusia secara fisik tidak begitu berbeda dengan binatang  , sehingga para pemikir menyamakan dengan binatang.Letak perbedaaan yang paling utama antara manusia dengan makhluk yang lainnya adalah dalam kemampuannya melahirkan kebudayaan .

3) . Pengertian Kebudayaan
          Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu Buddayah ,yang merupakan bentuk jamak dari buddhi  (budi atau akal) di artikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.Dalam bahasa inggris , kebudayaan di sebut culture ,yang berasal dari bahasa latin colere ,yaitu (mengolah atau mengerjakan) .
              Budaya dapat di definisikan suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan di wariskan dari generasi ke generasi.Budaya terbentuk dari banyak unsur ,termasuk sistem agama dan politik ,adat istiadat,bahasa dll.Budaya juga adalah suatu pola hidup menyeluruh,budaya bersifat kompleks abstrak,luas.Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif ,unsur-unsur sosial budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegitan sosial manusia.
                Tokoh-tokoh kebudayan di antaranya 
                    - Melville J.Herskovits dan Bronislaw , Malinowski yang mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri.  
                    - Herskovits , memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain
                    - Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
                     - Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

Sumber: http://januar-ikmal.blogspot.com/2012/03/definisi-kebudayaan.html

              http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/02/%E2%80%A2-tokoh-%E2%80%93-tokoh-kebudayaan/

4) . Wujud Kebudayaan
          Landasan teori : Menurut J.J.Hoenigman 

       - Gagasan (wujud ideal)
                Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide,gagasan,nilai-nilai,norma-norma,peraturan dan sebagainya yang sifatnya abstrak tidak dapat di raba atau di sentuh ,Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat.Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan , maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.

         - Aktivitas (tindakan)
               Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu.Wujud ini sering pula di sebut dengan sistem sosial.Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakukan>Sifatnya konkret,terjadi dalam kehidupan sehari-hari,dan dapat di amati dan di dokumentasikan.       

            - Artefak (karya)
              Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas ,perbuatan,dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba,dilihat,dan didokumentasikan.Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan.



x             

j               Nama    : Primanda Agung Mahardita
                Kelas    : IC02
                NPM     : 25412710
                Jurusan : Teknik Mesin